Showing posts with label 2008. Show all posts
Showing posts with label 2008. Show all posts

Sunday, July 13, 2014

Ratna Sofiana Owner Jogja Smart Bimbingan Belajar

Siapa sangka keterbatasan membuatnya makin kreatif, bukannya malah berhenti ditengah jalan akan tetapi ia justru terus melaju untuk mencapai cita-citanya menjadi seorang sarjana yang berprestasi dan memiliki penghasilan sendiri dari lembaga bimbingan belajar yang didirikannya di Jogyakarta tanpa harus mengandalkan kiriman orang tuanya di kampung halaman.

Dengan dalih belum genap berusia 17 tahun saat lulus aliyah, Ratna Sofiana alumni Attanwir tahun 2008 ini tidak diizinkan orang tuanya untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Akan tetapi, karena tidak ingin menganggur pasca lulus aliyah, ia pun akhirnya memutuskan untuk belajar bahasa Inggris terlebih dahulu di Pare, Kediri selama kurang lebih setahun. Berbekal keahliannya dalam bahasa asing tersebut, akhirnya Ratna mendapatkan tawaran untuk mengajar di salah satu SMA swasta yang ada di Grobogan, Jawa Tengah.

Monday, April 21, 2014

Siti Masulah Perwakilan Jawa Timur Di Pentas Nasional



Menjadi wakil Jawa Timur di pentas Nasional, tentunya merupakan sebuah kebanggaan dan pengalaman yang tak mungkin bisa dilupakan. Terlebih lagi, saat itu ia adalah satu-satunya perwakilan Bojonegoro yang lolos dan berhak mewakili Jawa Timur dalam dua program kepemudaan, Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dan Bakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tahun 2011 bersama 23 orang pemuda lainnya dari seluruh pelosok Jawa Timur. Selama mengikuti program tersebut, tentunya banyak sekali cerita dan pengalaman-pengalaman menarik yang sekiranya patut ia bagikan. Untuk itulah alumniattanwir.blogspot.com sengaja menampilkan profilnya sebagai inspirasi dan motivasi bagi para pembaca sekalian untuk berprestasi. Khususnya, bagi Anda para remaja yang saat ini masih duduk dibangku sekolah maupun Perguruan Tinggi. Berikut profil singkatnya! 

Wednesday, February 12, 2014

Ita Aristia Saida, Dulu di Kelas Non Unggulan, Kini Dia Calon Magister

Meski bukan berasal dari kelas unggulan semasa masih belajar di Attanwir, Ita Aristia Saida atau biasa dipanggil dengan sebutan Tya ini mampu melanjutkan pendidikannya sampai ke jenjang S2. Hebatnya lagi pendidikan pasca sarjananya ini ia dapatkan tanpa kendala berarti dan langsung diterima masuk di program pasca sarjana pendidikan IPS di UNESA berkat keaktifannya dalam mengikuti proyek-proyek di bidang studi sosial, khususnya yang berkaitan dengan bidang ilmu Gografi.

Termotivasi dengan cara mengajar guru geografinya semasa di Attanwir yang dianggapnya begitu menarik, Tya remaja menjatuhkan pilihannya pada bidang ilmu Geografi saat hendak melanjutkan pendidikannya di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Beruntungnya lagi, dia merupakan satu dari dua orang yang terpilih masuk universitas tersebut melalui jalur PMDK (Penelusuran Minat dan Bakat) yang diselenggarakan oleh pihak universitas.

Monday, February 3, 2014

M. Nur Hidayat Peraih Wisudawan Terbaik dengan IPK Camlaude

Mengaku pernah tidak mengikuti perkuliahan pada saat hari pertama masuk kuliah gara-gara tidak tahu jadwal perkuliahannya, M. Nur Hidayat alumni Attanwir tahun 2008 ini meraih predikat camlaude saat akhir masa belajarnya di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan skripsinya yang berjudul “Otoritas Pemerintah Dalam Penetapan Awal Bulan Qamariyah Perspektif Fiqh Siyasah Yusuf Qhardawi” sekaligus mendapatkan kehormatan untuk diterbitkan menjadi buku di UIN Press.

Meski bertubuh kecil, siapa sangka pria kelahiran Bojonegoro, 24 tahun silam ini dapat menyelesaikan jenjang pendidikan S1 nya di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang hanya dalam jangka waktu 3,5 tahun saja. Terlebih lagi, skripsinya yang berjudul “Otoritas Pemerintah Dalam Penetapan Awal Bulan Qamariyah Perspektif Fiqh Siyasah Yusuf Qhardawi” mendapatkan predikat camlaude dari kampusnya tempat ia belajar. 

Monday, January 27, 2014

Moch. Ni'am Dari Pasuska Sampai Kopassus

Siapa bilang alumni madrasah hanya akan menjadi seorang kyai ataupun guru agama. Lebih dari itu, alumni madrasah juga memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi apapun yang mereka kehendaki apabila ada tekad dan kemauan untuk meraihnya. Salah satunya adalah Moch. Ni’am, Alumni MA Islamiyah Attanwir tahun 2008 yang kini telah meraih impiannya untuk menjadi seorang tentara.

Mengawali pendidikan militernya pada April 2009, Moch. Ni’am atau biasa dipanggil I’am kini telah menjadi seorang TNI. Profesi tersebut memang telah dicita-citakannya semenjak kecil saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Karena cita-citanya tersebut, tak urung membuatnya selalu tertarik dengan hal-hal yang ada kaitannya dengan militer. Mulai dari baju loreng khas tentara, sangkur dan senjata api mainan hingga potongan rambutnya yang tidak pernah berubah dari model potongan rambut seorang prajurit. 

Monday, January 6, 2014

M. Afifuddin Alumni Attanwir Menangkan Kontes Logo UINSA Surabaya



Berbekal pengalamannya saat mengikuti ekstrakurikuler kaligrafi semasa di Aliyah dulu, alumni MAI Attanwir yang satu ini berhasil memenangkan kontes logo UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya) atau yang dulu lebih dikenal dengan nama IAIN Sunan Ampel Surabaya. Ketertarikannya dalam dunia desain grafis sebenarnya telah muncul saat dia masih belajar di bangku Madrasah Aliyah Islamiyah Attanwir, Talun, Sumberrejo, Bojonegoro. Karena prestasinya itulah, kini namanya akan selalu dikenang sebagai seseorang pencipta logo salah satu universitas ternama di Indonesia, yakni UINSA Surabaya.
Alumni Attanwir yang satu ini asli kelahiran Bojonegoro, lebih tepatnya Desa Suwaloh Kecamatan Balen. Siapa lagi kalau bukan Moh. Afifuddin Zuhri, lajang tampan yang kini sedang menempuh program pascasarjananya pada jurusan syari’ah di UINSA Surabaya ini mendapatkan ilmu desain grafis secara otodidak, baik dari buku-buku desain grafis, video tutorial yang ada dii situs youtube maupun dari kawan- kawannya dari komunitas desain grafis yang ia ikuti. “Awalnya, saya sempat kesulitan saat baru pertama kali terjun dalam bidang ini, hingga akhirnya saya berhasil menemukan sebuah komunitas desain grafis yang dapat saya jadikan rujukan untuk bertanya segala hal terkait dengan dunia desain,” jelasnya kepada redaksi Majalah Mumtaz.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes