Showing posts with label 2005. Show all posts
Showing posts with label 2005. Show all posts

Thursday, May 22, 2014

Ahmad Miftahul Fauzi, Seniman Pemenang INDOfest Inaugural Invitation Art Award 2014

Bakat seninya boleh dibilang mulai tampak semenjak ia mengikuti extrakurikuler kaligrafi semasa masih berstatus siswa di Attanwir. Bahkan, saat itu ia juga termasuk salah seorang pengurus ekstra kurikuler tersebut yang memang konsen dalam pengembangan seni bagi para siswa Attanwir, terutama seni lukis kaligrafi yang menjadi progam unggulan madrasah untuk mendulang berbagai macam piala dan penghargaan bagi lembaga. Lalu, bagaimana ceritanya, Ahmad Miftahul Fauzi, alumni Attanwir tahun 2005 ini berhasil berprestasi di dunia Internasional dan menjadi pemenang dalam INDOfest Inaugural Invitation Art Award 2014. Berikut, kisah lengkapnya!

Bercita-cita menjadi seorang seniman, Fauzi sapaan akrab Ahmad Miftahul Fauzi lebih memilih seni rupa sebagai jurusannya saat kuliah di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) selepas lulus dari Attanwir. Hal tersebut berbanding lurus dengan aktifitasnya selama masih berstatus siswa di Attanwir yang memang gemar melukis. Kini, hobinya tersebut bukan saja hanya menghasilkan karya, tapi juga sudah melahirkan sebuah prestasi yang cukup prestisius di kalangan para seniman, khususnya para seniman Indonesia dan Australia dimana ajang tersebut diperuntukan.

Thursday, April 17, 2014

Uun Nasikhun Dari Attanwir Sampai Al Azhar, Kairo, Mesir



Sempat mengenyam pendidikan informal bahasa Inggris selama setahun di Pare, Kediri pasca lulus dari Attanwir, Uun Nasikhun tak pernah berencana untuk melanjutkan pendidikannya ke luar negeri. Terlebih lagi, menjadi mahasiswa di salah satu universitas tertua dan ternama di dunia, Al Azhar University, Kairo, Mesir. Keberuntungannya tersebut berawal dari kebimbangan hatinya menjelang studi akhirnya saat di Pare. Waktu itu, Uun mendapat tawaran untuk mengajar di beberapa lembaga pendidikan sebagai guru bahasa Inggris. Namun, sang Ibunda, Hj. Niswatin tidak berkenan apabila anak keduanya tersebut langsung menjadi guru. Ibundanya lebih ridho apabila ia melanjutkan belajarnya ke jenjang S1 dan menjadi seorang sarjana terlebih dahulu. Saat itulah, ia mendapatkan informasi dari teman kursusnya selama di Pare bahwa ada tes masuk perguruan tinggi di Mesir. Ternyata, perguruan tinggi yang di maksud tersebut adalah  Al-Azhar University.

Dari informasi tersebut, akhirnya ia memutuskan untuk mencobanya dengan mengikuti serangkaian ujian masuk Al Azhar University melalui perwakilannya di Indonesia. Diantaranya yakni, tes tulis yang meliputi pembahasan qowaidhul lughoh, fiqh dan mengarang. Sementara untuk tes selanjutnya berupa hafalan Qur’an satu juz awal serta muhadasah.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes